Tag: prosa
-
Ulasan Novel Sabariah Karya Hamka (1928)
Kembali ke tahun 1928 dengan membaca novel Sabariah karya Hamka. Novel ini merupakan karya fiksi pertamanya. Cerita dalam novel ini menyoroti praktik pernikahan di latar Nagari Sungai Batang, tepatnya di Koto Tinggi. Biasanya seorang pengarang bisa dilihat kecenderungannya dalam berkarya lewat karya pertama sebagai sebuah bijakan. Sikap apa yang ia ambil dan kacamata seperti apa…
-
Ulasan Novel Ketika Lampu Berwarna Merah Karya Hamsad Rangkuti (1980)
Pada barisan mobil dan motor di lampur merah, mereka yang terjebak berhenti menunggu lampu menjadi hijau mungkin menempelkan perhatian pada hitungan mundur angka lampu lalu lintas. Perasaan-perasaan tak sabar ingin lekas melaju dan segera enyah dari tempat itu menguat bersamaan dengan mengecilnya angka hitungan mundur. Mungkin mereka juga saya tidak sempat memperhatikan para pengamen yang…
-
Ulasan Syair Abdul Muluk Karya Raja Ali Haji (1847)
Mundur sedikit jauh ke tahun 1847 ke Melayu Riau. Terbit sebuah syair Panjang berjudul Syair Abdul Muluk karya seorang pengarang bernama Raja Ali Haji. Karya ini bisa terbilang fenomenal sebagai salah satu bukti karya sastra Melayu abad -19. Banyak jurnal penelitian sastra lama mengambil karangan ini sebagai objek. Ditambah lagi tentu tidak mungkin muncul saduran…
-
Ulasan Kumcer Lukisan Kaligrafi Karya Gus Mus (2003)
Dua bulan ini saya berhenti membaca dan mengulas buku atau karya tulisan dalam bentuk apapun sebab suatu hal. Kejadian demi kejadian hebat benar-benar menggempur pikiran, hati, serta jiwa saya. Sampai tulisan ini saya karang, saya sudah tidak mengindahkan lagi bagaimana saya akan menjalani hidup setelah ini, mengingat kehilangan demi kehilangan menyisakan diri saya seorang. Dan…
-
Ulasan Tjerita Rossina Karya H.F.R. Kommer (1910)
Saya baru saja selesai membaca satu karya prosa berjudul Tjerita Rossina yang dikarang oleh H.F.R. Kommer. Karya ini dipublikasikan pada tahun 1910. Nama pengarang ini mengingatkan saya pada pengarang lain yang mirip, bernama H. Kommer dengan karyanya Njai Paina (1900). Saya mencoba memastikan apakah kedua pengarang ini orang yang sama atau berbeda. Menurut Pramoedya Ananta…
-
Ulasan Kritis Novel Sitti Nurbaya Karya Marah Rusli (1922)
Membaca ulang cerita Sitti Nurbaya karya Marah Rusli (1922) setelah satu abad lebih berselang sangat menarik. Bagaimana tidak? Karya ini menjadi tonggak sastra Indonesia Modern. Buku ini menjadi buku kedua yang diterbitkan Balai Pustaka setelah peluncuran buku karya Merari Siregar berjudul Azab dan Sengsara. Menurut perkembangan narasi cerita dalam karya ini, kawin paksa mendominasi. Nama…
-
Ulasan Prosa Membeli Bini Orang Karya Tirto Adi Soerjo 1909
Mendengar nama Tirto Adi Soerjo kemungkinan akan mengarahkan pendengarnya ke panggilan Bapak Pers Indonesia. Apalagi ditambah mereka yang suka membaca karya Pramoedya, mereka akan lebih jelas mengenal sosok Tirto Adi Soerjo. Pendiri koran Medan Prijaji ini siapa sangka pernah menulis karya sastra. Pada tahun 1909, dalam rubrik koran Medan Prijaji, inspirasi tokoh Minke ini menulis…
-
Pemberontakan dalam Cerita Nji Paina Karya H. Kommer (1900)
Pada tahun 1900 telah terbit sebuah prosa berjudul Tjerita Nji Paina. Cerita ini ditulis oleh H. Kommer seorang Belanda. Menariknya pada tahun itu dan dengan status bangsanya, Kommer menunjukkan sikap anti-kolonial. Di satu daerah bernama Purwo di daerah Jawa Timur, ada sebuah keluarga yang dikepalai seorang pegawai pabrik gula bernama Niti Asmojo. Kehidupan yang dia…
-
Ulasan Roman Azab dan Sengsara Karya Merari Siregar 1920
Permulaan novel Azab dan Sengsara dikisahkan wanita bernama Mariamin yang hidupnya tak tentu arah. Semenjak ayahnya meninggal karena kehilangan harta atas perkara pembagian warisan, satu per satu masalah menghampirinya hingga menjadikannya sengsara. Dia, ibunya, dan adiknya hidup dalam himpitan keadaan. Hal lain yang membuat pilu yaitu kehilangan pria yang dicintainya. Mariamin telah lama menjalin asmara…
-
Ulasan Novelet Njai Dasima Karya G. Francis (1896)
Mampir sebentar ke Batavia (Jakarta) pada tahun 1896. Ada sebuah cerita yang mana tokohnya kemudian menjadi legenda hidup di sana. Namanya Dasima. Cerita ini pertama dikarang dalam bentuk novelet oleh G. Francis dengan judul “Nyai Dasima”. Letak novelet ini cukup menarik bagi saya. Bisa dikatakan cerita ini menjadi pertama dalam sastra modern pra-Indonesia yang menyebut…
