-
Ulasan Novella Pengarang Belum Mati Karya Sapardi Djoko Damono (2010)
Kali ini di tangan saya terbuka sudah buku kedua trilogi Soekram karya Sapardi Djoko Damono. Prosa ini diterbitkan dalam kurun waktu lumayan lama dari karya sebelumnya berjudul Pengarang Telah Mati (2001). Prosa berjudul Pengarang Belum Mati terbit sembilan tahun berikutnya, sesuai keterangan laman Jaklitera. Sebagaimana sebelumnya tokoh Soekram yang menjalani kisahnya yang kluntang-kluntung atas takdir…
-
Ulasan Cerita Penghidoepan Radja Belgie 1913
Jika seluruh ketuaan menghapuskan dosa masa muda, seluruh manusia akan berdoa untuk berumur panjang. Kalimat ini yang kemudian melintasi benakku setelah selesai kubaca satu prosa yang terbit pada zaman pendudukan Hindia Belanda. Buku ini berjudul Penghidoepan Radja Belgie karya Tjoe Bou San, dan buku ini diterbitkan pada tahun 1913 oleh Batavia Drukkerij Sin Po. Buku…
-
Ulasan Buku Rahasia Nusantara Karya Asisi Suhariyanto (2024)
Mengenal Indonesia sampai hari ini tak pernah cukup. Rasanya selalu saja ada misteri berlapis-lapis yang tersembul sekali satu fakta tersibak. Sebagai pembaca awam akan sejarah masa lalu, saya hanya berpegang pada sikap skeptis atas seluruh narasi tentang Indonesia. Pertempuran narasi itu terkesan seperti pertarungan sabung ayam. Saya tidak pernah berhasil untuk percaya pada kuasa salah…
-
Ulasan Novella Pengarang Telah Mati Karya Sapardi Djoko Damono (2001)
Saya baru saja menyelesaikan sebuah novella yang ditulis oleh salah seorang maestro sastra kita Sapardi Djoko Damono. Karya ini terbit pertama kali pada tahun 2001 dan menjadi prosa pertama yang dikarang oleh SDD. Sebelumnya SDD lebih aktif menulis sajak, menerjemahkan beberapa karya sastra luar, esai, dan buku pegangan pembelajaran sastra secara formal. Untuk itu, karya…
-
Ulasan Buku Kapitayan Karya Agus Wahyudi (2025)
Setiap hari linimasa dipenuhi dengan banyak berita yang seakan tumpah seperti hujan berkepanjangan dan kesabaran kita seperti waduk yang hampir jebol karena luapannya. Sangat tidak menarik memang tumbuh dengan mengikuti zaman yang serba munafik seperti ini. Saya kangen dengan ingatan dan kenangan masa lalu. Saya kangen dengan perjalanan harian yang lambat dan berarti. Tidak luput…
-
Ulasan Tjerita Jan De Roode (1880)
Perjalanan prosa di media masa pada zaman kolonial ternyata semakin menarik saja. Saya baru saja selesai membaca sebuah prosa yang tidak diketahui nama pangarangnya berjudul Tjerita Jan De Roode. Karya ini dipublikasikan pertama kali oleh koran Bintang Barat 1880. Lantas 22 tahun kemudian cerita ini dicetak dalam bentuk buku oleh percetakan Oeij Tjaij Hin (1902).…
-
Ulasan Novel Sengsara Membawa Nikmat Karya Tulis Sutan Sati (1929)
Saya baru saja menyelesaikan bacaan novel berjudul Sengsara Membawa Nikmat karya Tulis Sutan Sati. Kary aini diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1929. Secara keseluruhan, ada beberapa catatan yang akan saya tuangkan sebagai tanggapan atas karya ini. Boleh jadi catatan ini bisa menjembatani beberapa pembaca hari ini untuk melihat karya-karya terbitan gencatan Balai Pustaka di…
-
Ulasan Kumcer Cemara Karya Hamsad Rangkuti (1982)
Membaca karya-karya Hamsad Rangkuti akhir-akhir ini terasa begitu relevan meski banyak dari tulisannya terbit hampir setengah abad lalu. Bagaimana tidak? Cara dia menyampaikan kritik dan satire akan situasi politik dan sosial secara halus diselundupkan lewat tokoh-tokoh dalam cerita, yang notabene memiliki cara pandang yang menarik. Karena mungkin ruh orde baru bereinkarnasi di 2025, maka membaca…
-
Ulasan Novella Arapaima Karya Ruhaeni Intan (2019)
Ada perempuan remaja berusia 21 tahun berencana mencuri sebuah ikan arapaima di toko ikan tempatnya bekerja. Dia tidak melakukannya sendiri. Seorang teman yang bertugas di belakang meja kasir dan juga lelaki yang berstatus tetangga rusun sekaligus kekasih gelapnya membantunya dalam pencurian tersebut. Kehidupan yang biasa pulang-pergi toko, keluyuran sesekali dengan teman untuk sekadar mencari cara…
-
Perempuan dalam Perang (Tjerita Hoa Bok Lan Siotjia 1901 Karya O.H.T. en Y.P.S.)
Beberapa hari terakhir berita meninggalnya Imam besar spiritual Iran Ayatalloh Ali Khamanei setelah diluncurkannya serangan oleh Amerika-Israel membuat banyak dari masyarakat Indonesia mengalami dilema cukup serius. Polarisasi telah berhasil menciptakan layer-layer kepedulian kita saling bertubrukan. Beberapa orang ingin menunjukkan bela sungkawa lalu terbentur pada perbedaan pandangan Sunni-Syiah. Beberapa orang ingin menunjukkan kepedulian atas nama masyarakat…
